This very minutes i write this post, i'm in a very happy mood :D
Happy Ending
Saturday, 4 April 2009
Posted by Mezz at Saturday, April 04, 2009 3 comments
Labels: Experience, Schoolism
To Sum It Up
Sunday, 29 March 2009
Posted by Mezz at Sunday, March 29, 2009 0 comments
Labels: Experience, Popular Issue
Angkot talks
Thursday, 5 February 2009
Gue kira hari ini akan sangat membosankan, tapi ternyata ada sedikit yang menghibur gue. Pas pulang naek angkot, seperti biasa, gue dengerin musik buat ngilangin rasa bosen gue, tapi di tengah perjalanan, gue baru menyadari sesuatu hal. Ternyata supir angkotnya lagi nelpon, dan suaranya cukup jelas untuk gue denger, karena iseng plus penasaran, gue copot satu headset gue supaya bisa nguping..(hehe, evil me..)
Yang gue denger awal2 begini:
"(dengan nada keras) Kamu ini gimana sih? Kok gitu? Abang uda baek2 minta ijin sama kamu supaya selamat, abang ini bukan pergi di dalem kota doang, abang perginya ke luar kota, kok kamu malah ini itu ini itu!" (oh, gue baru tau ternyata supir angkotnya ini lagi ke luar kota toh ceritanya..haha, kotanya dimana bang?)
"Abang nggak suka cara kamu begini! Kurang baek apa sih abang? Apa abang kurang menghargai kamu? Abang udah mohon ijin ke kamu coba, kurang apa lagi??!!" (kurang teriak bang ngomongnya..)
"Gini deh, abang udah lembek kamu yang keras. Gimana sih?! Abang udah lembek gini eh malah kamu yang keras. Nanti kalo abang keras, kamu nangis, kamu tau kan abang kalo udah keras kayak apa!" (lah lah lah.. kok?)
"Kayak apa kata kamu? Abang kayak setan kalo lagi keras??!!(sambil ketawa2)" (yes, setan, of course it suits, haha..)
"Ya gini deh, kamu kan tau tadi abang abis dateng ke kawinan temen abang. Tadi abang ke rumah mempelai wanitanya, mau apa itu namanya?(sambil nanya ke temen sebelahnya) Akad nikah, iya yang ada qabul qabul nya itu.." (ijab qabul kali bang, tapi tadi katanya ke luar kota bang? haha..)
"Hah, mempelai prianya bawa apa ke sana? Cuma bawa ATM doang! Haha, kamu tau nggak ATM apa?" (lah lah? kali dah bang bawa Automatic Teller Machine buat akad nikah??)
"Masa nggak tau sih, ATM tuh.. (nanya ke temen sebelahnya lagi), itu lho, Alat Tusuk Manual!!" (oh, alat tusuk manual, oke.. *catet*)
Tiba-tiba segerombolan anak-anak SD masuk sambil ribut2 sampe sampe gue gak bisa denger jelas omongan abang2nya. Abangnya juga keliatan jengkel dengan kehadiran para bocah itu. Setelah beberapa menit, baru ada anak yang sadar kalo abangnya lagi nelpon, dan mereka berhenti berisik sementara, mungkin buat nguping juga. Karena keputus berisik itu, kalimat yang gue denger berikutnya agak gak nyambung..
"Oke nanti ya jam 6? Ato malem jumat ja? Tapi kamu jangan lupa nanti bawa selimut sama celana abang." (LAH LAH LAH????)
"Hah? Apa? Nggak boleh gitu dong, nggak usah diliat harganya gitu dong, kalo kamu gitu nanti abang ganti deh, berapa sih, gocap palingan." (oke, gue mulai bingung omongannya udah menjurus kemana..)
Gue liat, bocah2 SD itu pada ketawa2, entah karena omongan si supir atau hal lucu lainnya.
Setelah itu kayaknya si supir masih ngemeng2 lagi sampe akhirnya pulsa hapenya (atau jangan2 punya temennya) itu abis.
Oke pelajaran yang bisa diambil dari hari ini adalah:
- Hindari menelpon sambil mengendarai kendaraan, apalagi kendaraan umum.
- Hindari berbicara yang mengundang salah paham, terutama di depan bocah SD.
- Hindari ATM.
Haha, see ya on the next post!!
Posted by Mezz at Thursday, February 05, 2009 0 comments
Labels: Experience, Random Things
Memoirs : 28 CUP 2008
Friday, 12 September 2008
28 CUP, "Save the children for the future", yap itu dia salah satu event paling happening buat gue yg trjadi tahun ini. Banyak banget pelajaran yg bisa diambil dri event yg satu ini, termasuk refreshing otak yg makin lama makin terkikis bagian kebahagiaannya. Pokoknya 28 CUP ini saat2 yang menyenangkan deh..hehe..

Ini adalah suasana pembukaan 28 CUP 2008. Menurut gue pembukaannya cukup lancar dan meriah, ada drum band, color guard, dll. Trus salah satu momen pentingnya ialah saat ketua panitia kita, bos Anjar, melaporkan laporan kegiatan di hadapan para tamu. Waah, salut deh..hehe.. Bisa diliat juga, kira2 itulah kondisi stadion tempat pertandingan mini soccer berlansung sekaligus menjadi tempat gue bekerja selama 4 hari. Yep, gue secara tidak langsung mengklaim untuk menjadi pubdok tetap mini soccer (hehe..). Kenapa ? Soalnya menurut gue, lebih enak kerja di lapangan terbuka yang panasnya alami dan kadang2 ada angin semilir daripada di Hall A yang panasnya berasal dari kepengapan tanpa angin semilir. Di tengah teriknya matahari stadion itu, tak heran ada beberapa barang yang sangat diminati oleh para panitia yang bekerja disana.
Most wanted items in the stadion are :
-Handuk
Ini mungkin adalah item wajib yang harus dimiliki oleh para panitia yang bekerja di stadion. Selain bisa menjadi pelindung kepala dan mengelap keringat, handuk yang berwarna-warni dengan aneka motif menjadi pilihan beberapa panitia untuk bekerja sambil bermodis ria.
- Payung
Selain handuk, payung pun sering digunakan di stadion. Biasanya para anak P3K yang standby di sana memakai payung dengan aneka macam corak untuk melindungi mereka dari panas, dan mungkin sekaligus untuk menyita perhatian beberapa pemain atau penonton agar berpikiran "Cewek berpayung itu lucu ya !".
- Teh Poci (atau minuman sejenis lainnya)
Item yang satu ini sangat laris di stadion, namun hanya saat seseorang membelinya. Jika seseorang terlihat membawa Teh Poci ke stadion, maka dalam waktu beberapa detik, Teh Pocinya akan habis karena diterpa oleh panitia-panitia lain yang kehausan.
Ini dia rekan rekan setim gue yang tergabung dalam Pubdok dan diketuai oleh Ina. Di foto ini, kita para anak pubdok (tp gk ada Lisa) lagi foto bareng sang ketua Dulcup kita, bos Anjar. Bisa dibilang, pubdok adalah salah satu seksi yang paling dekat dengan Anjar (haha, iy apa ?), karena pubdok harus kerja fulltime, yaitu sebelum, saat, dan sesudah dulcup berlangsung, capek banget deh. Tapi karena itu juga, anak-anak pubdok makin kompak dan ngejalanin semua itu dengan senang hati. Pas lg acara, bisa dibilang anak pubdok yg privilege nya paling gede, krn bebas kmana saja untuk mendokumentasikan acara, hehehe...
Kegiatan favorit para pubdokers ialah :
- Jalan2 ke Media Partner sambil melancong ke Blenger Burger sebagai tempat nongkrong buat makan siang, hehe..
- Ngumpul di RO buat ngmgin mcm2, biasanya abis itu malah ngegosip brg anak kesekretariatan dan dana (sie2 yg sibuk pra-acara, haha) trus ketawa-ketiwi ampe sore.
- Kadang nongkrongin tempat pendaftaran brg anak kesekretariatan yg berlokasi di depan avis.
Foto panitia diatas salah satu foto yg paling ngangenin. Karena di situ hampir semua panitia ada, dan seru klo dibuat game nyari2 muka orang, haha.. Oiya, ngomong2 soal panitia, selama 4 hari 28 CUP, gue memperhatikan ada beragam jenis panitia lho.. Dari mulai ciri-ciri, tindak tanduk tempat mangkal, sampe tagline mereka sendiri (tagline dulcup is "Save the children for the future"), hehe.. Here it is..
- The Bolangs
Bolang, atau Bocah Ilang, ialah para panitia yang sangat suka keluyuran kesana kemari. Dan saat mereka berpapasan dengan seseorang di jalan, mereka akan bertanya "Eh lo liat si ini gak ? Klo si itu ?" dan pertanyaan-pertanyaan semacamnya. Mungkin mereka memang mencari org tersebut, atau hanya ingin terlihat seperti panitia yang sibuk, siapa yang tau ?
Tagline : "Save yourself from your jobdesk by moving everywhere"
- The Nginepers
Mereka adalah salah satu jenis panitia yang rela mengorbankan jiwa raga nya untuk berjaga malam. Sungguh mulia. Biasanya mereka akan menghilang beberapa saat di pagi hari, dan kembali lagi pada saat malam hari.
Tagline : "Save your energy for tonight's job"
- The Saloners
Mereka ini para gadis yang biasanya duduk2 sambil ngerumpi dan mengeroll rambutnya atau memakai maskara dan lotion. Entah apa yang mereka gosipkan, yang jelas, berusaha untuk tetap tampil cantik dan menarik di tengah teriknya kondisi medan.
Tagline : "Save your skin and hair from UV ray !!"
- The Magabuters
Magabuters, atau para pemakan gaji buta ialah sejumlah panitia yang saat disuruh bekerja akan berkata "Tadi gue udah ngerjain ini sm yg itu kok", pokoknya yg penting udah kerja deh. Dan setelah itu mereka akan bersantai ria menikmati gaji buta nya.
Tagline : "Save yourself by saying that you already worked, hehe.."
- The Existensers
Mereka ialah para panitia super sibuk yang sangat susah untuk dicari karena keberadaanya bisa dimana saja dan kapan saja. Mereka bener2 serius ingin membantu acara agar brlangsung dengan baik. Contoh panitia yang patut untuk ditiru.
Tagline : "Save the cup by doing your best"
- The KIS Messengers
Ini adalah para panitia yang mulai terlihat saat hari ke-4, menjajakan permen KIS di kotak dengan aneka macam pesan untuk disampaikan ke orang yang kita inginkan. Walaupun dibilang menjajakan, mungkin jika anda melihat langsung prosesnya, akan lebih tepat bila disebut intimidasi.
Tagline : "Save your relationship by keeping contact with our KIS"
- The Ballboys
Mereka adalah para panitia cowok yang secara sukarela maupun terpaksa, ditarik ke sudut2 lapangan di stadion untuk bertindak sebagai ballboy. Yang jelas mereka akan berpanas2 ria di stadion untuk menyelamatkan bola yang aakan keluar. Tak heran bila sesudahnya, kulit mereka akan melegam.
Tagline : "Save meeeeeeeee !!!!!!"
Ini adalah evaluasi di hari terakhir sekaligus menjadi momen terakhir dalam rangakaian acara dulcup kita. Ternyata untuk menjalankan suatu acara dengan baik dan lancar, kita bener2 harus bekerja keras dan saling membantu, bukannya egois sendiri2 dan nggak peduli dengan kerjaan yang lain. Dan menurut gue, Anjar sebagai ketua dulcup kita, sudah memberikan contoh yang sangat baik, karena berkat dia juga, beberapa masalah di dulcup bisa diatasi dengan baik, dan membuat 28 CUP kali ini sukses ! Hidup 28 CUP 2008 !!!
Posted by Mezz at Friday, September 12, 2008 0 comments
Labels: Experience, Memories, Schoolism
Nonton Uber-Thomas
Wednesday, 3 September 2008
Kali ini gue mau cerita pengalaman gue pas nonton Uber-Thomas yg diadain bulan Mei yg lalu..
Awalnya, Kaen ngajak gue nonton Uber-Thomas di hari pertama (hari Minggu). Berhubung gue juga bengong2 aja klo di rumah, gue mau deh, trus gue ajakin deh tmen2 gue yg laen, walaupun dari sekian banyak yg gue ajakin, akhirnya cuma 4 org yang pergi, gue, Kaen, Tebe, sama Fadhilah. Yang kita lupa adalah masalah tiket. Biasanya tiket tuh udh abis klo dateng pas hari H langsung, tapi klo mau beli ps H-1 juga udh nggak sempet, so, kita nekat aja pergi pas hari H. Namun, pas hari H, pagi nya gue ngecek soal tiket di internet, dan guess what, tiket buat hari itu udh abis bis bis... Bum. Gue sempet lemes, tapi setelah gue tanya anak2, akhirnya kita mo nyoba nyari calo aja nanti, meskipun gue tau harganya bakal naek dari 25.000 (kelas 1) menjadi 2 atau 3 kali lipatnya. Wew.
Berangkatlah kita jam 12an dengan harapan smoga bisa dapet tiket dari calo dgn harga yang terjangkau. Rencananya, kita mo nonton yang jam 1 (Uber) sama yang jam 6 (Thomas), itu juga klo dapet tiketnya..haha.. Sesampainya di tujuan, emang nasib kita mungkin, calo2 di sekitar situ pun udh pada keabisan tiket.. Udah keliling2 sampe 3 kali pun tetep aja nggak membuahkan tiket, yah, udah pasrah tuh.. Tiba-tiba, di depan pintu masuk ada rame2 gitu, sebagai 4 anak SMA yg sok tau, mo tau aja, dan nggak dapet tiket, of course kita lgsung nyamperin tuh gerombolan.. Rupa-rupanya, org2 yg menggerombol itu lagi protes, soalnya semua tiket udah ludes kejual, tapi nyatanya ursi yang kosong tuh masih banyak banget di dalem. Gile. Kemana larinya tuh tiket ? Tentu saja ke tangan para calo gila yang akan menjual tiket kelas 1 seharga 2 kali tiket VIP. Tega nian.
Setelah seladak selidik sana sini, didapat informasi bahwa sejibun orang yang protes itu mengajukan 5 orang perwakilan dari mereka untuk melakukan perjuangan diplomatik dengan pihak penyelenggara, agar terlaksana kebijakan yang menguntungkan (alah bahasanya...). Yaah, apa mau dikata, kita ber4 terpaksa menggantungkan nasib kita pada 5 perwakilan itu. Abis itu kita makan dulu, sambil nunggu hasil ceritanya. Nah, pas lagi tenang2nya makan, tiba-tiba sejibun orang yang lagi protes itu lari tunggang langgang kayak dikejer2 kawanan gajah yang ngamuk. Wedew, apaan tuh. Akhirnya kita ngikut lari ke arah yang sama dengan para jibunan itu. Ternyata, loket tiket kembali dibuka, dengan menjual tiket untuk hari Senin, yang bisa dipakai buat hari Minggu juga, yeah ! Dengan semangat membara, kita ngantri deh tuh, gilee, sumpek2an, senggol2an, dorong2an, bacok2an, demi tiket yang sangat berharga. Akhirnya setelah mengantri 1 jam lamanya, kita berhasil mendapatkan 4 buah tiket masuk. Horeee, gile, rasanya udah kayak Indonesia juara aja, loncat2 kegirangan nggak jelas. Untungnya kita berhasil lolos dari loket tiket yang dipenuhi sejuta orang itu dengan selamat. Gue yakin tuh, diantara sejuta orang yang ngerubung di loket, pasti ada deh tuh calo2 yang tadinya udah beli tiket sejibun2 dengan harapan saat ia menjual dengan harga 2 kali lipat VIP, akan mendapatkan untung yang besar, ternyata tiket mereka udah nggak guna lagi.. Huaahahahahaaha, rasain tuh calo2 laknat..
Akhirnya dengan hati gembira, kita masuk dan ngerame2in pendukung Indonesia saat itu. Oiya, ada JuPe loh pas kita nonton, wahahaha..(nggak penting)

Posted by Mezz at Wednesday, September 03, 2008 0 comments
Labels: Experience
Memoirs : Bali - Jogja 2008
Wednesday, 27 August 2008
Salah satu kenangan yang nggak bakal gue lupain adalah saat study-tour ke Bali-Jogja. Yep, dari tanggal 19-25 April 2008, hampir semua murid kelas XI pergi berlibur ke pulau dewata itu.. Whee, itu bener2 refreshing di tengah kehidupan sekolah yang begitu ruwet dan melelahkan.. Terlebih lagi, beberapa minggu sebelumnya, kita baru aja dihadapkan dengan Mid Semester Test yang semakin lama semakin mengikis kebahagiaan murid2 28..haha.. So, study-tour ke Bali-Jogja ini bener2 dimanfaatkan sama anak2 kelas XI sebagai liburan dan refreshing dari semua kepenatan kehidupan sekolah (kayak pelajaran, remed, ujian, urusan osis, kepanitiaan 28 cup, dll..). So, ini dia kegiatan gue dan teman2 setiap harinya selama study-tour (baca: liburaaan) di Bali-Jogja..
Day 1
Hari pertama ini hari keberangkatan kita dari SMAN 28 tercinta... Pas gue nyampe di skul, gu lngsung msuk ke bis buat nyari tempat yg strategis, eh taunya udh pada penuh gitu tempatnya, jadi gue kebagian di belakang deh, yaudahlah, yang penting happy-happy, haha.. Gue dan anak IPA 4 dapet bis 2 bareng sama beberapa anak IPA 3. Kita berangkat jam 6an dari skul. Di perjalanan, ternyata duduk di belakang justru lebih asik, klo becanda keras2 gk ngeganggu Mami Sihite yang ada di depan, hehe.. Pokoknya selama perjalanan seru deh, mulai dari maen UNO sampe ketawa-ketiwi nggak jelas, hahaha.. Oiya, gara2 anak2 yang duduk di belakang seneng banget ribut2 gak jelas, akhirnya kita namain anak-anak yang duduk di belakang sebagai "Abel" (Anak Belakang) atau "Backseaters", hahaha, nggak penting... Ini dia para "Backseaters"...
Day 2
Setengah dari hari kedua masih berupa perjalanan. Tapi karena konvoi bis kita (total 5 bis) dikawal oleh "Highway Patrol" (polisi), perjalanan jadi lebih cepet deh.. Pokoknya serasa pejabat penting gitu, haha, dikawal ama polisi.. Akhirnya sekitar tengah hari, kita nyampe di penghujung pulau Jawa, dan nyebrang make Ferry ke Bali.. Sesampainya di Bali, kita makan siang dulu, trus lanjut ke tempat wisata pertama yaitu Tanah Lot. Ini foto2 di Tanah Lot..

Abis itu kita langsung deh pergi ke hotel.. Huff, akhirnya bisa juga selonjoran kaki, haha.. Satu kamar isinya 4 orang, gue sekamar bareng Kaen, Tebe, sama Kautsar. Bener2 deh tuh tmen2 gue, mulai dari yang mandinya lama ampe yang susah dibangunin shalat, haha.. Oiya, pas nyampe hotel, kita kan pada norak2 gitu, maenan make telepon kamar buat ngisengin orang2 di kamar laen.. Jadi malem itu kita nelpon kamar laen trus bilang gini,
"Ini dengan kamar nomer blablabla ? Saya dari Room Service, apakah benar kamar ini yang memesan 4 porsi *isi dengan makanan yang harganya paling mahal di daftar* ? Total pembayarannya adalah *isi dengan sejumlah nilai uang yang membelalakkan mata anak2 SMA pada umumnya*. Terima Kasih telah memesan, pesanan akan segera diantarkan."
Wuahahahaha... Bener2 deh, geblek banget.. Nggak cuma kita doang yg iseng2 kyk gitu, bahkan kita juga diisengin ama yg laen.. Ada yang mau coba coba ngisengin kita tapi ngomongnya kyk gini,
"Selamat pagi, eh, salah deng, yah.."
Hahahaha, geblek, bukannya Selamat Malam, makanya klo mo ngisengin org persiapkan dulu dgn matang... Huahaha..:D
Day 3
Nah, hari ketiga ini kita mulai jalan-jalan di Bali, asiik.. Oiya, pas lagi sarapan, kan ada makanan yang brupa daging gitu, trus gue sama Kaen mikir, 'klo di Bali kan sapi itu termasuk binatang suci, masa sih mau dimasak gitu aja, jangan-jangan ini bukan sapi..', gara2 pemikiran itu, dengan dodolnya si Kaen nanya langsung ke mbak2 yg nyajiin makanannya,
"Mbak, ini dagingnya daging apa ya ?"
Trus, dengan muka kecut dan nada agak ketus gitu, mbak nya jawab,
"Sapi.."
Hwahaha, gue langsung ketawa2 sama tmen2 gue, kayaknya mbak nya nggak rela gitu binatang suci-nya dimasak, hahaha.. Oke back to the topic, hari ini kita jalan2 !! Kita ngunjungin macem2 tmpat beli oleh2 kyk kerajinan tangan ama makanan.. Trus kita nonton Tari Barong deh, baru dilanjutin ke Kintamani, abis itu ke Pasar Sukowati !! Di Pasar Sukowati ini katanya harus jago nawar, malah kata Bli-nya (Bli itu tour-guide kita selama di Bali), nawarnya tuh harus sepertiga dari harga awalnya, wahaha... Malah ada yang nawar harga 60rbu jadi 5rbu, gile, brani amat, hahaha...Nah, baru deh kita pulangnya ke Pantai Sanur..


Day 4
Hari keempat ini namanya jalan-jalan pantai, wihiii !! Tapi sebelumnya kita ke tmpat pengolahan sampah dulu.. Baru deh, abis itu kita melancong ke Tanjung Benoa.. Disitu, kita dikasih pilihan buat nyobain macem2, mulai dari banana boat, jetski, snorkeling, paragliding, sama naek boat ke pulau penyu.. Tapi karena waktu dan duit gue terbatas, jadi gue ama beberapa tmen gue cuma ke pulau penyu aja..
Abis dari Tanjung Benoa, kita pergi ke GWK, yaitu Garuda Wisnu Kencana. GWK itu tempat monumen berbentuk patung gitu, tapi masih belom slesai, jadi bagian2 dari patungnya itu kepisah-pisah.

Baru deh, abis itu kita ke Kuta !! Di Kuta, kita ke Joger dulu, baru ke pantainya.. Nah, karena tugas HL mewajibkan kita untuk menginterview bule, mulai deh kelompok gue (gue, tebe, ina, tasya, rere) hunting bule2 di Kuta, haha... Akhirnya kita nemu bule yg namanya Franklin klo nggk salah, trus trnyata dia jg bisa ngmg bahasa indonesia, yaaah, capek2 ngmong bhs inggris yg belepotan, haha.. Hari keempat ini seru deh, udh gitu pake ada yg ketusuk paku gitu kakinya, padahal rencananya..., haha.. :)
Day 5
Hari kelima adalah hari terakhir di Bali, hiks.. Kita akan segera meninggalkan pulau ini dan mampir di Jogja sehari.. Tapi sebelumnya, kita pergi ke Danau Bedugul dulu, yaah, tempat rekreasi terakhir di Bali gitu..


Abis itu kita berpisah deh dengan Bli yang sudah menemani perjalanan kita di Bali, dan lanjut nyebrang pake Ferry lagi sekitar sore gitu. Nah, di hari ini juga ada kejadian yang tidak terlupakan. Pas kita lagi melanjutkan perjalanan abis makan malem, gue ama anak2 belakang lagi ketawa ketiwi tuh di bis, tiba tiba anak-anak yang didepan teriak gitu, bisnya ngerem mendadak, gile, bagian belakang bis 1 (bis didepan bis gue) nyaris kesundul ama bis gue (bis 2), untungnya supirnya cekatan trus kita ngebanting stir ke kiri dan lolos.. Sumpah, gue nggak begitu liat pas mau nabrak tadi, soalnya bis 1 ngerem mendadak gitu.. Eh, pas lagi ngerasa selamet dari maut gini, tiba-tiba, PRAAAAAANNGG !!!! Bagian belakang bis gue disundul bis 3. Ngenes abis. Kaca belakangnya pecah. Trus bis gue melaju (karena abis ditabrak) tanpa kendali kayak keseret gitu.. Muke gile, gue kira bner2 bakal kejomplang deh nih bis, eh ternyata Allah masih menyelamatkan.. Abis itu, blom slese gitu aja, anak-anak di bis 1 yang ngeliat kearah bagian blakang bis gue pada teriak,
"API, APII, APII !!"
JGEERRR !! Salah seorang guru gue lngsung panik dan teriak,
"Kebakaraan !!! Kebakaraaan !!"
Kadal mleduk, satu bis jadi pada panik, pada lari2an kalang kabut pengen turun. Eh tiba-tiba supir yg lagi tidur di bagian belakang (supir shift) baeu bangun trus bilang,
"Ngapain nih pada turun ??!! Woy woy nggak usah turun, cepet naek lagi gih !!"
Wewewew, salah seorang tmen gue nyuruh tuh supir liat ke belakangnya, dan pas tuh supir buka gorden dan ngeliat kondisi kaca belakang,
"Turun turun turun semuanyaa !!!!"
Wahahaha, dodol abis, dan akirnya kita turun semua dengan membawa barang2 seperlunya.. Tapi untung supir bis gue jago, klo nggak, bis gue udah jadi pancake deh kegempet ama bis 1 dan bis 3... Abis itu kita harus nunggu sampe 5 jam-an dengan penuh kelelahan buat ganti bis baru, uhuhuhu, capeeek....
Day 6
Setelah malam yang melelahkan itu, kita ngelanjutin ke Jogja, dan sesampainya di sono, TEPARR !!! Nggak juga sih, lebay, sebenrnya bis itu kita dapet waktu bebas dari jam 4 sore ampe malem buat jalan-jalan di Malioboro dan sekitar, asiiiik !! Akhirnya kita jalan2 deh, naek becak, naek dokar, jajan-jajan sampe jam 8an, baru deh pulang ke hotel buat makan malem (biar gratis makannya..)... Yang penting snaaang!!!
Day 7
Hari terakhir, huwew, tapi pokoknya pengalaman selama liburan seminggu ini nggak akan pernah lupa, hehehe...
Akhir kata, semua bersenang-senang di Bali-Jogja, walaupun ada hal-hal yang tidak terduga terjadi, tapi semuanya berharga dan nggak akan terlupa.. Walaupun abis itu kita harus menjumpai remed2 menumpuk...>.<
Makasih banyak ya buat mama papa sama guru-guru yang udah mengizinkan kami pergi berlibur !! :)
Comment jangan lupaa !! Oke ? :)
Posted by Mezz at Wednesday, August 27, 2008 1 comments
Labels: Experience, Memories
Pickpocket's Scheme ??
Monday, 25 August 2008
Kehidupan di Jakarta itu emg susah. Udah panas, macet, polusi, (nggak kok, nggak gue lanjutin pake becyek n gk ad ojyek..), ya gitu deh... Dan lagi, masih banyak para penodong atau pencopet yg berkeliaran di ibukota kita ini.. Nah, post gue kali ini pgn nyeritain pengalaman gue setelah lolos dua kali dari kasus pencopetan atau semacamnya...
Pengalaman #1
Waktu itu hari minggu, gue abis ikut acara ESQ yg diselenggarain sekolah gue.. Sebenernya pulangnya sih jam 12an gitu, tapi gara2 gue bikin kartu alumni ESQ segala, akhirnya gue baru pulang jam 3an gitu. Saat itu gue pulang bareng temen gue, si Kaen. Nah, dari tempat acara, kita naek angkot tuh ampe pasar minggu, trus turun di situ, baru nyambung pake angkot laen. Kejadiannya di angkot kedua gue ini. Awalnya gue duduk sebelahan ama si Kaen, tapi krn gue ngerasa panas (Jakarta emang..), gue pindah ke pojok belakang angkot di kursi 6 (buat yg gk tau kursi 6, di angkot tuh ada 4 macem kursi, kursi samping supir, kursi 6 yang berarti muat enam orang, kursi 4, sama kursi di pintu..). Nah, tiba-tiba masuk lah beberapa orang lainnya, sampe tuh angkot penuh. Jadi posisinya, gue di pojok belakang kursi 6 dan si Kaen di pojok depan kursi 6(belakang supir).
Pas tuh angkot mulai jalan, orang yang ada di depan gue tiba-tiba ngasihin selebaran gitu ke penumpang di bagian belakang angkot. Gue baca "Pijat Refleksi" JGEEERR !! I know these things !! Kaen pernah cerita ke gue klo dia pernah kecopetan di angkot dengan modus yang kyk gini.. Katanya awalnya dikasih selebaran, lama-lama lu dipijet2 sampe hape lu ilang. Dan gue baru inget klo gue lagi make baju bebas, which means hape gue gue taro di kantong celana gue. Wew, hal yang pertama kali gue lakukan setelah baca selebaran itu adalah ngeliat ke arah Kaen (dengan harapan semoga dia ngebantu kondisi gue gitu..). Eh sialnya, dia ngeliat ke arah depan mulu, jah, brarti dia kgk dpt tuh selebaran.. Udah gitu, gue panik kan, jadi gue lipet aja tuh selebaran dengan muka sok tenang.. Eeeh, si tukang pijetnya ngomong ke gue gini,
"Dek, jangan dilipet dek, klo nggak mau dibaca balikin aja. Klo mau diambil bayar dulu ke saya, nanti silahkan deh adek sebarin ke orang laen juga."
Beuh, bayar ? Gile aja gue mau bayar buat dicopet !! Gue balikin aja tuh selebaran ke si tukang pijet. Eh abis itu dia mulai mijet2 orang yg duduk di sebelah gue. Damn. Gue yakin yg duduk di sebelah gue itu salah satu 'komplotannya' !! Dan nggak slese gitu aja, si tukang pijet mulai mijet2 paha gue. DING DONG, oke, slese, panik gue. Gue noleh lagi ke si Kaen (dan sekali lagi berharap dia ngerti kondisi gue di belakang..), eh dia tetep aja ngeliat ke depan mulu.. Excellent. Tanpa basa-basi, langsung aja gue ketok tuh atep angkot, minta stop. Trus si Kaen mukanya agak bingung gitu ngeliat gue ngetok minta turun, tapi gue kasih dia kode supaya dia ikut turun juga. Gue sempet takut klo si supir juga komplotannya dan angkot gak diberhentiin. Muke gile. Tapi ternyata angkotnya mulai menepi. Nah, dalam kondisi angkot yang agak menepi (masih jalan) itu, gue mulai berdiri buat keluar, eh tiba-tiba gue agak kesandung dan agak jatoh gitu. Eh si tukang pijet marah2 ke gue,
"Bego kamu, tolol, goblok, nggak liat2 apa ??!!"
Buzzzzz, gue tau kok lo nyesel target lo kabur, iya kan ? Dasar sial ! Dan akhirnya gue turun juga dari angkot nista itu. Pas si Kaen nanya kenapa kita turun, gue ceritain deh, dan dia ketawa. Sial. Yang penting, gue lolos deh dari modus yg satu itu, hwehwe, untung Kaen pernah kecopetan, jadi gue udh tau dluan deh modusnya, hehehe, peace bro !! ^.^
Pengalaman #2
Yang ini, gue cuma sendirian. Hari itu hari sabtu klo nggak salah, gue pulang sekitar jam 11an abis ada ekskul. Seperti biasa, gue naek angkot dari kolong (kolong is somewhere where you can see train pass etc etc..what ??!!), ya pokoknya itu lah, soalnya gue udh trauma klo naek dari pasar minggu. Di angkot, seperti biasa, gue masang headset dan dengerin musik dari hape gue, dalam kondisi hape ada di kantong dalem jaket gue (krn gue slalu ngerasa aman klo make jaket dan naro hape disitu). Kondisi angkot lagi penuh, gue duduk di kursi 6 di posisi depan pintu angkot. Trus, orang di sbelah kiri gue tiba2 nyuruh gue maju-an gitu duduknya, katanya sih dia mau nyari uang recehnya yang jatoh di belakang kursi gue. Tapi lama-lama, kok agak aneh, soalnya orang itu kyk maksa bgt nyuruh gue maju nya, trus lama banget nyari recehnya. Akhirnya gue ngomong ke dia,
"Mas, saya aja deh yang nyariin recehnya.."
Dan gue ambilin deh tuh receh, slese kan. Eh tiba-tiba orang itu nyuruh gue maju lagi, katanya kunci nya juga jatoh bareng recehnya, yaudah kali ini gue biarin aja dia nyari kuncinya ntuh. Eh, tiba-tiba lagu yang gue lg denger di headset gue keputus, dan malah jadi loudspeaker (dan kedengeran ama orang seangkot..) which means, headset gue kecopot dari hape gue. Kok bisa ya ? Gue liat ke depan gue, orang yg duduk disitu bawa tas kerja gitu di pangkuannya. Otak gue langsung melakukan analisis (alah..). Berarti, dengan gue disuruh maju-an (gara2 org di sbelah gue mau ngambil receh), si mas yg bawa tas kerja itu bisa dengan mudah memasukkan tangannya ke saku dalam jaket gue, tanpa ketauan, karena ditutupi olh tas kerja dia. Damn. Jadi itu kenapa headset gue keputus ? Oke, akhirnya gue pindah ke kursi di pintu, bukan kursi 6 lagi, biar org yg "nyari kuncinya itu" nggak bisa nyuruh gue maju-an lagi.
Akhirnya org yg nyari receh itu turun dari angkot. Tapi gue mikir, biasanya komplotan copet tuh ada 3 org minimal. Berarti, dengan 1 org turun, 1 org yg pake tas kerja, masih ada 1 komplotan lagi. Bener aja, ada seseorang yang pas pengen turun, eh jatoh gitu di depan gue (yang membuat gue harus ngebantuin dia). Saat itu juga, headset gue copot lagi. Damn. Berarti org yg jatoh itu slh satu komplotannya. Udah gitu, gue kira yg jatoh itu mau turun, eh nggak, dia netep gitu aja dalam posisi "sok jatoh"nya itu. Lebay abis. Well, gue udh capek nyaris kecopet, jadi gue pindah duduk ke depan, kursi sebelah supir. Wew, buat para copet, lain kali liat2 napa, targetnya lagi dngerin musik pake hape apa nggak !! Berarti gue udh lolos buat yg kedua kalinya, makasih ya Allah, engkau masih melindungiku, hehe...
Gitu deh, gue selamat 2 kali dari trik2 para pencopet. Nah, karena gue udh kasih tau kyk gini, jadi, buat lo yg lg diangkot, jgn pernah merasa aman, curigain aja sekeliling lo, bahkan kadang2, ibu-ibu yg bawa2 anak aja bisa jadi salah satu komplotan lho. Selain pura-pura mijit, pura-pura nyari duit jatoh sama pura-pura jatoh, masih banyak modus operandi laennya, kayak pura-pura muntah, pura-pura ayan, pura-pura pingsan, pura-pura brojol, pura-pura brojol kembar, pura-pura tidak tahu dan pura-pura yang lainnya. Mendingan lo pulang bareng2 sama tmen2 lo, jadi copetnya takut, hehe... Oke deh, gitu aja, semoga membantu, jgn lupa comment yah !
Posted by Mezz at Monday, August 25, 2008 2 comments
Labels: Experience, Random Things
Stupid things to do after school...
Thursday, 7 August 2008
Kmaren2 ini, sepulang sekolah (dan sepulang beberapa kegiatan lainnya..), dalam kondisi yang bener2 capek, ngantuk, dan lesu, gue berjalan ke arah gerbang sekolah. Namun, sesampainya di depan ruang audiovisual, gue liat ada yg lagi seru2an sambil duduk2 di depan mading n podium. Eh, pas gue samperin, ternyata dengan asiknya, temen2 gue poto2 make webcam di laptop milik salah seorang dr mereka. Haha, gue pikir, seru juga melakukan beberapa hal bodoh kyk gini setelah capek seharian di skolah.. Alhasil, gue ikutan deh, hahaha, geblek dah..







Menurut gue, perlu juga deh sekali-sekali kyk gini.. Berhubung mungkin ini tahun terakhir gue di SMA brg temen2 gue, gk ada salahnya membuat kenangan sebanyak-banyaknya kan ? Haha, yaudah deh mungkin gitu aja posting gue kali ini.. So, while you have time, make a lot of memories ! Cause time won't go back for you...
Posted by Mezz at Thursday, August 07, 2008 0 comments
Labels: Experience, Schoolism
The Night of Art
Sunday, 3 August 2008
Yep, malem ini gue beserta temen2 gue (kaen, tebe, irsa, rere) melancong ke GKJ (Gedung Kesenian Jakarta), karena disana sedang diadakan acara KERIS. Yaitu sebuah kolaborasi antara Unit Kesenian dan Kelompok Pelajar Peminat Fotografi di SMAN 28, dan malem terakhir ini, akan ada pementasan musikal berjudul "Salam dari Kampung" yang mana dimainkan oleh anak-anak dari Unit Kesenian.
Acaranya mulai jam 7, dan gue pergi dari rumah jam setengah 5, yang mana klo gue itung2, nyampe lah kesana jam 6 lewat dikit. Ternyata, karena ada berbagai "kejadian tak terduga", pada pukul 6 gue dan temen2 baru nyampe di rumah rere (which is still far far away from the GKJ). Berhubung menurut informasi yang gue terima, klo dateng lewat dari jam 7 gk dikasih masuk, mobil gue langsung ngebut2an melesat kencang (alah sama aja sih maknanya..) ke sono. Dan kita berhasil nyampe jam 7 (lewat dikit).
Begitu gue masuk ke dalemnya, WOW, it's truly amazing !! Baru pertama kali gue ke GKJ dan suasananya bener2 kayak teater2 di luar yang sering gue idam2kan, gaya arsitektur nya yang agak royalty dan stage yang pake curtain call segala, that's all a first thing for me !! Keren abis !! Pertunjukannya pun gak kalah kerennya, banyak deh tarian2 tradisional dan kontemporer yang diaduk dalam suatu alunan dan diiringi musik dan latar yang mendukung, pokoknya keren abis !!
Meskipun gue agak jengkel dengan kenyataan bahwa orang yang telat 30 menit pun ternyata boleh masuk ( tidaaaak, kembalikan deg2an jantung gue pas ngebut2an tadii !!! ).
Yah begitu lah, salut banget buat para pemain dan panitia KERIS, now that's amazing !! Gak nyesel deh gue nonton, pokoknya sukses besar buat semuanya !!
Posted by Mezz at Sunday, August 03, 2008 0 comments
Labels: Experience
