
I think this is the perfect time to put on your obsession on your very own room.
Obsession
Monday, 26 January 2009
Posted by Mezz at Monday, January 26, 2009 3 comments
Labels: Random Things, Thoughts
Villainism over Heroism
Monday, 15 December 2008
Superman, Batman, Spiderman, and the other superheroes, is not interesting for me. I think those heroes are lame, wearing those silly costumes and striving for the o-lame plots.. Everytime i watched a superhero movie, something that interest me the most is the villains.. Yep, Lex Luthor, Joker, Mr. Freeze, Poison Ivy, Venom, Green Goblin, etc, arent they cool? Their schemes, strategies, weapons, all of them is nearly flawless. What makes them lost in the ending is because they told all of their plans to the heroes, right when the heroes is cornered..
Entah kenapa, pikiran itu selalu ada di kepala gue. Gue selalu lebih tertarik sama para supervillain daripada superhero. Kenapa? Ada beberapa alasan kenapa menurut gue supervillain itu lebih keren daripada superhero.
Pertama, berdasarkan rencana kejahatan si supervillain, bisa dipastikan bahwa otak dan pemikiran para supervillain itu lebih maju dan dinamis. Mereka selalu melakukan sesuatu yang antisipatif terhadap kekuatan dan kemampuan si superhero. Rencana mereka diperkirakan sebegitu matangnya. Berbeda dengan para hero yang biasanya mendapatkan kemenangan agar filmnya bisa happy ending.
Kedua, biasanya villain menjunjung keteraturan dan selalu memiliki keunikan. Entah kenapa ada hal dari para supervillain yang membuat gue selalu kagum dan terheran-heran. Mungkin karena pengorganisasian mereka lebih teratur. Dan selalu ada ciri khas unik buat para supervillain yang beda dari ciri khas para superhero.
Ketiga, pasti setiap supervillain punya masa lalu yang tertindas, yang membuat mereka menjadi sangat benci dengan kaum manusia, termasuk para superhero. Ini berarti, mereka pantas untuk marah atas setiap perlakuan yang mereka terima di kehidupan masa lalunya. Meskipun tidak seharusnya mereka menjadi sosok yang jahat, tetep aja, harus ada hukuman dan kebijakan atas setiap ketidakadilan. Dan ini yang tidak mereka dapatkan di masa lalunya.
Keempat, appearance. Setiap supervillain selalu punya penampilan yang berbeda dan menarik (setidaknya di mata gue..). Dan itu lah yang membuat gue setiap nonton film (baik movie ataupun anime), selalu penasaran seperti apa villain yang akan dimunculkan. Penasaran dengan ending itu basi, karena most of them happy ending.
Pokoknya supervillain is cooler than superhero, hahaha..
P.S. : Am I psycho? Maybe.. Hahaha.. :D
Posted by Mezz at Monday, December 15, 2008 3 comments
Labels: Popular Issue, Random Things, Thoughts
Toothache and Heartache
Wednesday, 26 November 2008
Kemaren ini, pas lagi di sekolah, ada temen gue yang nanya:
"Sakitan mana Mez, sakit gigi apa sakit hati?"
Sekilas dan tanpa pikir panjang gue jawab "Sakit gigi lah, lebih real rasa sakitnya!". Tapi beberapa kilas, gue mulai mikir, meskipun sakit gigi itu real rasa sakitnya, tapi yang namanya sakit hati itu sangat relatif. Sakit hati bisa terasa sangat sakit kalo si penderita mensugestikan dirinya benar2 tersakiti. Itu semua pilihan, rasa sakit hati itu berupa pilihan yang lo ambil pada kondisi emosional lo. Dan akhirnya gue ralat jawaban gue, "Eh nggak deng, semua tergantung orangnya!".
Mungkin ada sebagian orang yang menganggap sakit hati itu sepele dan kesannya terlalu dibuat-buat. Tapi sebagian lainnya nggak menganggap begitu. Menurut mereka sakit hati itu lebih parah dari sakit apapun juga. Sekalinya lo sakit hati, seluruh anggota tubuh lo akan terbawa dan terpaksa meyakini bahwa lo sakit hati. In results, nggak jarang orang yang sakit hati berlebihan bisa melakukan hal-hal yang tidak rasional. Semua itu karena saat mereka sakit hati, pengendali utama tubuh mereka adalah hati mereka yang sedang larut dalam emosi. Kembali lagi, semua tergantung si penderita, apakah dia ingin berlarut larut dalam emosinya, atau memilih untuk mencoba tegar.
Tapi apa semua orang bisa memilih untuk mencoba tegar? Nggak. Di teater kehidupan ini, selalu ada orang yang mendapatkan peran yang menyedihkan, dan dalam scene mereka, nggak ada happy ending, setidaknya untuk satu scene saja. Mereka terpaksa harus mengalami satu scene menyedihkan itu, karena mungkin itu lah yang disebut dengan takdir. Scene yang mereka lalui itu mungkin tidak sepenuhnya hasil pilihan yang ia buat dalam hidupnya, namun pilihan yang orang lain buat pun juga menentukan nasibnya.
Selalu ada pemeran utama yang mendapatkan scene yang penuh dilema, namun berujung bahagia. Tapi tak sekali pun mereka memperhatikan nasib para pemeran yang tidak mendapatkan happy ending dalam scene-nya. Menyedihkan? Ya. Bahkan sangat memuakkan apabila ternyata, si pemeran utama itu lah yang membuat nasib pemeran tokoh lainnya jadi menyedihkan dan tanpa happy ending, dan si pemeran utama dengan kurang ajarnya meninggalkan seseorang itu tanpa merasa tidak adil.
Dalam beberapa kasus, bukan wewenang kita untuk memilih mendapatkan scene yang endingnya begini atau begitu. Terutama dalam kasus-kasus sakit hati. Sakit hati yang penyebabnya berupa rasa cinta atau sayang atau suka atau nafsu belaka atau apalah itu. Tapi pastinya, selalu ada jalan untuk memperbaiki scene kita yang tidak happy ending itu. Dimanakah jalan itu? Semuanya kembali tergantung pada diri kita masing-masing.
P.S. : Apa mungkin kalo ada Fakultas Kedokteran Cinta akan lebih digemari daripada Fakultas Kedokteran Gigi? :P
Posted by Mezz at Wednesday, November 26, 2008 1 comments
Falling
Sunday, 16 November 2008

Have you ever fall into your deepest thoughts?
Have you ever realize that everyday, everytime, and everywhere you spent your days, you've been falling into an unknown and mysterious dimension called "fate"?
Posted by Mezz at Sunday, November 16, 2008 0 comments
Labels: Artisanship, Thoughts
Undang-undang anti-pornografi? Mengapa kontra?
Thursday, 6 November 2008
Jujur, gue bener-bener heran sama bangsa Indonesia ini. Undang-undang anti pornografi yang sudah seharusnya disahkan dari sejak lama, malah terus diperdebatkan untuk tidak disahkan, bahkan sampai sekarang, saat undang-undang itu telah disahkan. Mengapa? Itu lah pertanyaan yang terlintas di benak gue saat memikirkan tentang segala macam kontra ini. Berikut adalah fakta-fakta aneh yang gue temukan seputar kontra-uu pornografi.
- Pada dasarnya, undang-undang pornografi melindungi kaum wanita dan anak-anak dari eksploitasi dan pencemaran terhadap otak. Namun herannya, tidak sedikit kaum hawa yang bahkan ikut menentang keberadaan undang-undang ini. Bahkan, salah seorang sutradara perempuan ternama, mengaku turut kontra terhadap uu ini. Alasannya adalah, sebagai ibu, ia merasa haknya telah dirampas hukum. Yaitu dengan membatasi media yang boleh dikonsumsi anaknya, yang berarti "merampas hak seorang ibu untuk memilah-milih media yang boleh dikonsumsi sang anak"bagi si sutradara tersebut. Apa itu masuk akal? Bukankah justru para ibu bisa lebih lega karena adanya uu ini?
- Para kontra-uu pornografi menyatakan bahwa uu tersebut akan mengancam keberagaman budaya (seperti tari tradisional yang mengenakan pakaian agak terbuka), dan malah mungkin akan melenyapkan budaya tersebut. Padahal, jelas dalam uu tersebut terdapat pasal yang mengatur bahwa uu tersebut mengecualikan adat dan budaya dalam pelaksanaannya. Bahkan uu tersebut sebenarnya hanya mengatur unsur pornografi yang berupa media, baik cetak ataupun elektronik. Contoh, in case nya :
- Cewe jalan-jalan make baju pantai, di sekitar daerah Kuta, Bali.
Apa hal ini dilarang oleh uu itu? Nggak, karena memaka baju pantai di Bali merupakan hal yang dianggap biasa.
- Cewe jalan-jalan make baju pantai, di salah satu Mall di Jakarta.
Apa mungkin ada cewe yang mau melakukan hal ini? Jadi yang kyk gini sudah tentu dilewatkan.
- Cewe make baju pantai, nampang di cover sebuah buku TTS yang dijual abang-abang di depan SD dengan harga terjangkau dan pas di kantong anak SD.
Ini dia yang bermasalah, di sini lah uu ini bekerja. Hal seperti ini sangat memungkinkan untuk merusak moral, maka perlu ditertibkan.
Dan masih banyak alasan-alasan yg nggak masuk akal lainnya yg dilontarkan para kontra-uu pornografi. Gue rasa moral bangsa ini emang udah rusak, apa yang mau dibilang negara tetangga coba? Cewe yang berusaha dilindungi dari hal-hal buruk, justru menginginkan untuk tidak dilindungi. Benar-benar nafsu manusia belaka yang mementingkan kepentingan pribadi tanpa memikirkan jauh ke depan apa dampak pemikiran dan nafsunya itu.
Bagaimana dengan lo? Apa lo termasuk orang tak tahu malu yang menentang adanya uu ini? Gue harap nggak.
Posted by Mezz at Thursday, November 06, 2008 0 comments
Labels: Popular Issue, Thoughts
The Most Stupid Wanderer
Thursday, 23 October 2008
The Most Stupid Wanderer - Pengelana Paling Bodoh
"Terkisahlah seorang pengelana yang sedang melakukan perjalanan. Dia begitu bodoh, dan sangat mudah ditipu. Bahkan tanpa ia sadari, semua orang kota telah berhasil menipunya dengan mudah. Selama itu, uang yang dibawanya juga pakaian serta sepatu yang dikenakannya, semuanya habis satu-persatu karena tipuan orang-orang itu. Tapi, pengelana itu sedemikian bodohnya, sehingga dia selalu mempercayai ucapan penduduk kota, yang mengatakan bahwa pemberiannya sangat berarti bagi mereka.
Setiap mendengar cerita-cerita palsu dari para penduduk kota, sambil memberikan barang-barang bawaannya, air mata si pengelana berlinangan. "Semoga kalian bahagia", begitulah doanya untuk mereka.
Sampai akhirnya, dia tidak memiliki selembar pakaian pun untuk dikenakan, dan si pengelana merasa malu dengan keadaannya itu. Karenanya, ia memutuskan untuk melanjutkan perjalanannya di dalam hutan yang tidak berpenghuni. Kali ini, dia bertemu dengan para siluman penghuni hutan. Para siluman itu ingin memakan tubuh si pengelana, sehingga mereka menggunakan permainan kata untuk menipunya. Tentu saja si pengelana terpedaya dan ia pun menyerahkan satu demi satu kaki, kemudian lengannya, dan seterusnya.
Akhirnya, yang tertinggal pada si pengelana hanyalah bagian kepalanya. Siluman yang terakhir datang mendekatinya. Sambil memakan bola mata si pengelana dengan lahap, dia berkata, "Aku akan memberimu hadiah sebagai tanda terima kasihku". Namun, ucapan itu pun tak lebih dari sebuah kebohongan. Hadiah yang dimaksudnya hanyalah selembar kertas bertulisan 'Bodoh' di atasnya.
Tapi, si pengelana berlinangan air mata. "Terima kasih, terima kasih. Ini pertama kalinya aku mendapatkan sebuah hadiah! Senangnyaa.. Senang sekali!! Terima kasih! Terima kasih!". Dari dalam mata yang sudah tidak punya bola mata, air matanya terus berlinang. Lalu dalam keadaan seperti itu, si pengelana menghembuskan nafasnya yang terakhir."
Apa yang pertama kali terlintas di kepala lo setelah baca cerita di atas? Apa lo akan menertawakan dan menghina si pengelana itu karena ia terlalu bodoh? Ataukah lo akan merasa kasihan dengan pengelana yang dengan begitu bodohnya itu kehilangan kesenangan di masa hidupnya?
Coba lo renungin, tentang si pengelana yang menangis sambil berterima kasih, walaupun dia sudah ditipu hingga hanya kepalanya yang tersisa. Percuma aja kalo kita melihatnya dari sisi untung ruginya, ataupun susah senangnya, karena si pengelana nggak memikirkan hal itu. Kalo menurut orang-orang, itu adalah tindakan bodoh, gue gak berpikir demikian. Kalo orang-orang berpikir itu adalah lelucon dan tipuan, gue akan berpikir sebaliknya. 'Aku hanya ingin memberikan kebahagiaan dan kegembiraan bagi seseorang', mungkin itu lah yang ada di pikiran si pengelana. Ia hanya ingin membantu orang-orang sebisa mungkin, tak peduli apakah nantinya ia sendiri yang membutuhkan bantuan.
Kalo lo pejamin mata, dan bayangin, orang yang paling lo sayang, adalah orang yang rela mengorbankan apa yang seharusnya menjadi haknya, untuk selalu berusaha menolong setiap orang yang membutuhkan bantuan di sekitarnya, tanpa mengharapkan pamrih. Apa lo akan mengejeknya dan menertawakannya? Apa lo akan kasian melihatnya yang seolah kehilangan kebahagiaannya di mata lo?
'Aku hanya ingin memberikan kegembiraan bagi seseorang'
Sekarang, gimana menurut lo? Meskipun begitu, apa lo masih menganggapnya sebagai suatu kebodohan?
Posted by Mezz at Thursday, October 23, 2008 1 comments
Labels: Thoughts
